[Infographic] 5 Trend Logo Design Tahun 2017

Setiap tahun akan ada inovasi-inovasi baru yang selalu muncul dengan cepat. Dengan mengikuti perkembangan yang ada didekat kita, maka kita akan terbiasa untuk mengikuti perkembangan tersebut.

Bagi seorang designer, tentu trend sangat penting untuk diikuti. Berikut ini saya telah mendapatkan Infographic dari Creato yang saya ambil dari Pinterest mengenai 5 Trend Design Logo pada tahun 2017.

1. Trend Design 1 : Minimalist

Tren desain yang pernah adalah Minimalist. Seringkali kita sebagai seorang desainer menyukai hal-hal yang sederhana, namun fokus pada tujuan.

2. Trend Design 2 : Hand Drawn

Tren desain yang kedua adalah Hand Drawn, lebih senang digunakan pada cafe atau restaurant.

3. Trend Design 3 : Negative Space

Tren desain yang ketiga adalah Negative Space, kebutuhan akan ruang sangat penting untuk memanjakan mata pembaca.

Biasanya sering digunakan pada konsep layout-layout yang menarik. Seperti Pinterest dan Instagram.

4. Trend Design 4 : Line Art

Trend desain selanjutnya adalah Line Art. Kita sering melihat logo-logo pada brand yang dibuat dengan sangat sederhana hanya seperti sebuah icon yang dibuat dari penggunaan line (baris, garis).

Line Art cukup populer bagi kalangan bisnis baru ataupun umum.

5. Trend Design 5 : Vintage

Trend desain terakhir adalah Vintage, tren desain yang satu ini juga sangat populer, dan mungkin Anda juga sudah mengetahuinya.

Efek pada desain yang diberikan mengingatkan kita pada masa lampau.

tren desain logo tahun 2017
Design by Creato Design Sydney


Jika Anda suka dengan design, jangan sungkan untuk menyebarkan artikel ini agar orang lainpun bisa memiliki manfsaat dan wawasan yang sama seperti Anda.

Silahkan share jika bermanfaat ^_^

10 Elemen Dasar Desain Yang Harus Dipahami Oleh Pemula

10 Elemen Dasar Desain Yang Harus Dipahami Oleh Pemula – Imajinasi lebih penting daripada pengetahuan, begitulah yang diucapkan oleh Albert Einstein pada masanya. Memang, otak manusia dipenuhi imajinasi. Kita selalu berkhayal akan apa jadinya benda, objek, atau apapun itu.

Untuk dapat menciptakan desain yang indah, tidak hanya sekedar mendapatkan inspirasi atau ide yang bagus. Meskipun kita menghabiskan waktu selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun untuk mempelajari nuansa desain dan variasinya.

Karenanya, ada beberapa elemen dasar yang harus diketahui oleh setiap desainer pemulasebelum memulai proyek apapun.

Elemen Pertama : Line (Garis)

Elemen pertama dan yang paling dasar pada desain adalah garis. Sedikit mengulangi cerita ketika masih SD, apakah Anda masih ingat ketika disuruh menggambar di buku bergambar ?

Apa yang Anda lakukan terlebih dahulu ? Yap, membuat garis.

Dalam menggambar, garis adalah goresan pena atau pensil. Sedangkan dalam desain grafis (graphic design), ini bisa disebut sebagai dua titik yang saling terhubung.

Garis berguna untuk membagi ruang pada gambar agar mata kita bisa menuju lokasi tertentu. Misalnya memikirkan sebuah halaman koran yang dapat memisahkan antara judul, dan gambar. Benerkan ?

Nah berikut gambar dibawah ini adalah contoh garis pada desain.

Line (Elemen pada Desain) Line (Elemen pada Desain)

Elemen Kedua : Color (Warna)

Warna adalah salah satu elemen desain yang paling jelas, baik untuk pengguna maupun desainer. Dengan warna, bisa kita menggunakannya sebagai background (latar belakang), shape (bentuk), texture (tekstur), atau typhography (tipografi).

Warna dapat menciptakan suasana hati, atau berpengaruh pada perasaan kepada orang yang melihatnya. Setiap warna mengatakan sesuatu yang berbeda, dan kombinasi yang diberikanpun dapat mengubah kesannya bisa lebih jauh.

Warna, Color

Elemen Ketiga : Shape (Bentuk)

Elemen ketiga adalah Shape atau Bentuk. Seperti geometris. Bentuk dapat didefenisikan oleh batas, seperti garis atau warna, dan sering digunakan untuk menekankan sebagai halaman.

Semua desain yang kita hasilkan, pada akhirnya terbuat menjadi sebuah bentuk. Jadi Anda harus selalu memikirkan bagaimana berbagai elemen desain Anda menciptakan sebuah bentuk, dan bagaimana bentuk itu dapat berinteraksi.

shape, bentuk

Elemen Keempat : Space (Ruang)

Membuat ruang pada desain itu sangatlah penting untuk diperhatikan. Dengan adanya ruang, tentunya dapat memudahkan pengguna atau penglihat merasakan kenyamanan.

Ada sisi pernapasan yang terbuka, jika ruang yang dibuat itu sempit, tentu saja kita begitu sulit untuk bernafas. Contoh sederhanya pada sebuah tulisan tanpa spasi atau enter.

Apa yang Anda rasakan ? tentu saja menjengkelkan !

Elemen Kelima : Texture (Tekstur)

Elemen kelima adalah Texture, dengan memperhatikan tekstur pada situs web atau desain grafis Anda dapat membuat pengguna nyaman karena Anda sedang menciptakan kesan pada layar tekstur itu sendiri. Seperti tampilan 2 dan 3 dimensi pada layar.

Elemen Keenam : Typhography (Tipografi)

Mungkin satu dari 10 elemen dasar desain grafis dan juga untuk desain web adalah tipografi. Seperti warna, tekstur, dan bentuk, font yang Anda gunakan dapat memberi tahu pembaca bahwa Anda sedang melakukan promosi, atau memberikan informasi kepada penglihat.

Desain gambar yang bagus dan inspiratif juga penting, tapi dengan tambahan kata-kata, bisa menjadi lebih penting. Bahkan lebih mahal 🙂

typography

Elemen Ketujuh : Scale (Ukuran)

Bermain dengan skala dan ukuran benda, bentuk, jenis dan elemen lainnya menambah minat dan penekanan. Betapa membosankannya situs web simetris yang dulu sering banget kita lihat dengan semua komponen web dengan ukuran yang sama ? Tentu sangat membosankan kan ?

Tapi, jumlah variasi akan sangat bergantung pada konten didalamanya. Perbedaaan ukuran sangat menentukan kualitas pada pandangan seorang penglihat itu sendiri. Didalam design web, dikenal dengan instilah Responsive Web Design.

Bagaimana web design kita itu sendiri dapat dibaca dari layar Desktop hingga kelayar Smartphone.

Elemen Kedelapan : Dominance and Emphasis (Dominasi dan Penekanan)

Walaupun gambar dapat berbicara tentang penekanan satu hal atau yang lainnya, unsur penekanan lebih berkaitan dengan objek, warna, atau style yang mendominasi pada perasaan seseorang. Kontras pada warna itu menarik, dan dapat menciptakan sebuah titik fokus.

Elemen Kesembilan : Balance (Keseimbangan)

Ada dua sekolah keseimbangan: simetri dan asimetri. Sementara kebanyakan desainer, seniman dan orang kreatif lebih menyukai asimetri karena sifatnya yang eye-catching, simetri memang memiliki tempatnya.

Elemen Kesepuluh : Harmony (Harmoni)

Harmoni adalah “Tujuan utama desain grafis,” menurut Alex White, penulis “The Elements of Graphic Design.” Jadi, Anda tahu itu pasti penting. Harmoni adalah apa yang Anda dapatkan saat semua bagian bekerja sama. Tidak ada yang harus berlebihan. Desain yang bagus hanya cukup dan tidak pernah terlalu banyak. Pastikan semua rincian sesuai satu sama lain sebelum Anda mempertimbangkan proyek selesai.

Sumber : https://creativemarket.com/blog/10-basic-elements-of-design