Cerita Pengalaman Pertama Ditolak Sama Envato

Dalam 3 hari saya mencoba untuk menyelesaikan projek item desain grafis yang akan diupload di Graphic River. Item saya berkategorikan Web Element dengan sub kategori yang saya ambil adalah Form.

Kebetulan di Youtube saya menemukan panduan cara mengupload item di Graphic River oleh mas David Naista, sampai di Approve (Anda boleh subscribe channel Youtubenya di Naistudio).

Saya ikutin tutorialnya sampai habis !

Dengan teknik Amati Tiru Modifikasi, akhirnya desain Form pertama saya selesai. Menurut saya ini bagus banget … menurut saya 🙂

Namun beda dengan Envato yang ketat banget untuk upload produk yang benar-benar berkualitas. Nyaris seminggu saat item ini saya upload belum mendapatkan respon sama sekali.

Tapi, pada 29 Mei 2017 kemarin saya mendapatkan email yang isinya :

“Thank you for your submission. We have completed our review of “Login Suite Form Template” and unfortunately we found it is’nt at the quality standard required to move forward , and you won’t be able to re-submit this item again.

We appreciate the effort and time you’ve put into craeting your item. And we’d be happy to help make sure your next entry will meet our submission requirements.”

Yang artinya kalau saya Google Trasnletin :

“Terima kasih atas kiriman Anda. Kami telah menyelesaikan peninjauan kami atas “Form Form Login Suite” dan sayangnya kami menemukannya berdasarkan standar kualitas yang diminta untuk maju, dan Anda tidak dapat mengirimkan kembali item ini lagi.

Kami menghargai usaha dan waktu yang Anda berikan untuk menggandakan item Anda. Dan kami akan dengan senang hati memastikan bahwa entri Anda berikutnya akan memenuhi persyaratan pengiriman kami. “

Rangkumannya biar paham dikit bahwa item yang saya upload tidak memenuhi standar kualitas dari mereka.

Padahalkan saya udah nerapin yang mas David kasih. Cuman saya nambahin iconnya aja biar kelihatan hidup gitu.

Ah sudahlah, tanpa menyerah saya akan coba lagi nanti. Dan tentunya dari pengalaman pertama ini bisa diambil pelajarannya untuk membuat item yang lebih baik lagi, dan menuruti standar kualitas mereka.

Kalau bicara masalah nanti kalau diapprove, terus dapat duit dalam bentuk dollar, dan pengen cairinnya gimana. Itu sih dipikirin belakang aja. Dari awal bikin produk apapun saya belum terpikirkan tentang uang.

So, buatlah produk yang gak hanya memandang uang semata, tapi bisa memberikan manfaat untuk sesama.

Semoga menginspirasi, karena membuat quote itu susah. Makannya saya bikin cerita. Hehehe

Share kalau bermanfaat ^_^

3 Replies to “Cerita Pengalaman Pertama Ditolak Sama Envato”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *